AdSense Page Ads

Wednesday, December 30, 2020

2020



Kayaknya nggak ada yang bisa dibilang ke para pembaca sekalian kecuali I love you. Saya sayang kalian semua. 

Para orang 'baik-baik'. Para istri teladan. Para ibu idaman. Para pria yang berjuang bagi keluarganya, bagi orang yang dikasihinya. Mereka yang berusaha bertahan hidup dalam kondisi tak menentu.

Para orang 'buangan'. Para penyuka sesama jenis kelamin. Para transgender. Para pekerja sex. Para korban penyebaran foto atau video intim. Mereka yang juga berjuang untuk sekedar 'ada' di dunia ini.

2020 itu... menyakitkan. Begitu banyak kesedihan, ketakutan, ketidakpastian. Hari demi hari bergulir dan semakin hari semakin tampak jauh akhir dari kungkungan ini. Masa depan semakin buram dan tak terlihat.

Inilah kenapa yang bisa saya bilang hanyalah I love you. Bahwa saya yakin, yakin seyakin-yakinnya ada cahaya dalam diri kalian semua. Cahaya yang mungkin tidak (lagi) bisa kalian lihat karena tertutup oleh depresi dan keraguan dari terjangan pandemi. Tapi cahaya itu masih ada disitu. Selalu ada disitu.

Coba duduk tenang, pejamkan mata dan bayangkan sebuah batu permata yang bersinar di dalam diri kita. Sinarnya begitu terang dan bercahaya seolah ada api abadi didalamnya. Dan sinarannya terasa begitu hangat dan damai.

Permata ini adalah siapa anda, nilai diri anda. Bahkan setelah dikata-katai betapa 'sampah' nya anda atau disiksa secara fisik, mereka tetap tidak bisa mengambil permata ini dari diri anda.

Tidak percaya saya? Buktinya ini penghujung 2020 dan anda masih disini bersama saya. Anda masih tetap bersinar dengan indahnya. Beberapa dari anda tak lagi bersinar dengan sebegitu kuatnya, tertutup oleh #siksa2020 , tapi ini masalah mudah untuk menghapus debu depresi dan ketidakpastian dan membuat sinar anda terlihat terang kembali.

2020 mungkin begitu menyiksa, tapi akan ada 2021. Lalu 2022. 2023. Dan seterusnya. Saya berharap anda akan tetap berada disini bersama saya, karena saya sungguh menikmati cahaya indah anda. Tetap bersinar ya, para pembaca sekalian. Kita survive 2020 bukan? 

2021, selamat datang.

No comments:

Post a Comment

Search This Blog