AdSense Page Ads

Wednesday, March 8, 2017

Terima Kasih Semua!!

Saat artikel ini saya tulis, artikel blog saya "Halo Selingkuhan Suami Saya" sudah dibaca 1 juta kali. 1 juta kali. Mau pingsan rasanya. Teman saya dengan bercanda bilang, "Berarti ada 1 juta orang di Indonesia yang selingkuh atau diselingkuhi." Saya tertawa. "Salah," jawab saya, "berarti ada 1 juta orang di Indonesia yang perduli."

Itu yang saya rasakan dari semua komentar, pesan, dukungan yang mengalir deras di blog, Facebook, dan Instagram saya. Orang-orang perduli. Bukan hanya perduli terhadap saya, namun juga terhadap orang-orang lain. Kolom komentar blog saya meledak dengan orang-orang yang menceritakan apa yang terjadi dengan mereka, dan orang-orang yang "You go girl!" terhadap cerita tersebut. Dalam reaksi terhadap artikel tersebut tidak ada batas agama umur atau apapun, yang ada hanya solidaritas.

Tentunya ada satu-dua yang, tetep lho, negatif. Mulai dari yang normal, "Jangan cuma nyalahin Mbak nya dong!" dan menuduh saya marah-marah, sampai yang bilang saya kena karma merebut suami orang (he?) dan komen memaki "You deserve it, you race-traitor size queen!". Padahal setahu saya yang size Queen itu biasanya kasur lho. Apa ini berarti saya mirip kasur? Omigod. 

Tapi anda tahu apalagi yang terjadi?
- Saya bertemu kembali dengan kawan lama yang tak sengaja membaca artikel itu
- Kakak saya juga bertemu teman lama karena teman-temannya yang membaca berpikir itu dia (kami mirip seperti kembar)
- Saya bertemu, berbincang, tertawa bersama sekian banyak teman baru
- Dan yang paling penting, saya yang berada 14,500 km dari rumah saya, sendirian di negara orang, saya merasa tidak sendiri lagi.

Tidak akan cukup semua rasa terimakasih saya untuk anda sekalian yang sudah perduli. Ini hadiah Hari Wanita terbaik yang bisa saya dapatkan: solidaritas bagi dan untuk para wanita Indonesia. Bagi yang masih mengalaminya, bagi yang pernah mengalaminya, bagi yang berada di posisi si mbak, dulu maupun sekarang, semoga semua akan menjadi lebih baik.

Terima kasih, terima kasih, terima kasih.

Ps:
- Yang ingin tahu cerita lebih detailnya bisa dibaca di Asian Parents Indonesia: https://id.theasianparent.com/ketegaran-istri-menulis-surat-halo-selingkuhan-suami-saya/ 

- Yang ingin tahu perjuangan saya lepas dari si mantan bisa dibaca koleksinya disini: http://kucinghitamjalanjalan.blogspot.com/search/label/Divorce

Terimakasih sekali lagi!!!!

73 comments:

  1. ya kami membaca karena kami peduli,terima kasih tulisannya mbak.. nice sharing.. salam dari Medan -Indonesia

    ReplyDelete
  2. Kereen mbakk tetap semangattt yaa

    @lenggogeni

    ReplyDelete
  3. Semoga tergantikan dengan lelaku yang baik hatinya ya

    ReplyDelete
  4. Hebat euy berani nulis kyk gini, mentalnya itu loh hehe, you go girl.

    ReplyDelete
  5. Saya hampir berada diposisi mbak itu.

    Meskipun kami sangat saling mencintai (kami menyimpan cinta kami lebih dari 30thn) kami sadar ada terll banyak korban apabila kami teruskan. So what we started with clarity for almost 3 months, we ended with clarity too, that nothing is justified, not even our love, to break our family apart. We continue to carry our love in our hearts with more in-depth understanding that if it's meant to be it will be. Perhaps not in this life.

    Semoga kamu mendapatkan lelaki lain yng jauh lebih baik, yang bisa dan lebih menghargai sakralnya sebuah cinta dan perkawinan.

    Godaan akan selalu datang, kapan saja, dimana saja, kepada siapa saja tetapi dalam Tuhan pasti bisa ditepis. Amin. God bless you, sister. Thank you for sharing your wonderful writing. Semoga tujuan mulia tulisan ini bisa menyelamatkan banyak keluarga terutama anak-anak dari kehilangan salah satu sosok panutannya. Amin

    ReplyDelete
  6. Assalamualikummm dari Indonesia.
    Yang terpenting kalau ada komen negatif maybe ada "mbak2" yg belum bisa insyaf juga. Dunia cm kesenangan semu, akhirat itu segalanya.
    Kalau "mbak2" tersinggung dgn kami yg woman fighter ini ya maaf2 ajaloh ya krn yang anda perbuat itu dosa paling berat dn ga akan terampuni kecuali kalau anda2 tobat. Ya jgn marah dong kalau kami2 sepaham dn berusaha saling menegarkan secara dirimu menghancurkan. Kami percaya hal baik akan mendapatkan yg terbaik sementara "mbak2" sudah dipastikan mendapatkan karma, mau ajaran agama apapun tdk akan menghalalkan yg namanya CHEATING, u got it "mbak2" yg merasa tersinggung? Insyaf atuh "mbak2" skalian. Ckckckck

    ReplyDelete
  7. Komunitaskan wanita2 tersakiti...biar tambah banyak doa bwt para pengganggu rmh tangga orang....

    ReplyDelete
  8. Semangat mbaaa, dr tulisan mba kemarin saya bisa semakin mengerti mengapa selingkuh itu salah, mba membuka Mata banyak orang

    ReplyDelete
  9. Semoga persatuan mbak" perusak hubungan org membaca tulisan ini n tobat,,

    Buat kamu you go girl,,
    Hebatttt 😘😘

    ReplyDelete
  10. Dear Mbak Ary,
    Mungkin saya ga tau gimana rasanya, tapi mungkin berkali-kali lipat lebih sakit dari apa yang saya rasain yang cuma diselingkuhin pacar saya selama 1 tahun. Percaya aja mbak hukum tabur tuai itu ada, penghakiman dan pembalasan bagian Tuhan, bagian kita memaafkan dan mengampuni ((walaupun itu susah banget)). Keep strong Mbak Ary.. God Bless you :)

    ReplyDelete
  11. kerennn banget mba!! inspriatif banget tadinya nemu di line today langsung cari blognya hahaha.. buat cerita perjalanan karir doong mba seru banget bisa kerja di cinematography di LA, biar bisa jadi semangat hehehe

    ReplyDelete
  12. Mbaa,,aq peduli kokk,,
    Semua istri y pernah diselingkuhi pasti mengerti perasaan mba,,
    Cuma saya mencoba berdamai dengan hati saya dengan menerima kembali,,
    Semuanya proses semoga saya bisa,, kuat,,
    Semangat mba,,

    ReplyDelete
  13. You go girl!
    You deserve better mba...
    Peluk dari jauh ♥♥

    ReplyDelete
  14. Semangatt dan tetap ceria ya mbak! Salut dengan tetap bersikap positif. Two thumbs up!

    ReplyDelete
  15. Mbak HEBAAAAATTT! saya salut...semangat terus ya Mba *hug* ( klo ada forum khusus utk para istri yg punya pengalaman sama, saya mau ikutan dong!

    ReplyDelete
  16. saya membaca karena mbak sudah menjadi "suara" apa yang saya alami dan rasakan ... saya mengagumi ketegaran dan ketenangan mbak dalam menghadapi permasalahan ini dan menyelesaikannya dengan best action that you can do ...
    i wish i can do that too ....
    saya mendoakan mbak nya sekarang lebih berbahagia dan someday meet someone yang memang ditakdirkan untuk mbak
    salam dari saya ....
    -
    one of the millions of your readers-

    ReplyDelete
  17. Saya korban perselingkuhan bapak saya, sempat pernah berniat tidak menikah. waktu akan menikah bilang ke calon, pahitnya broken home, and please kalo nanti kamu selingkuh, tetap tanggung jawab sama anak2. Saya menghadapi pernikahan dengan realistis, semua org bisa selingkuh. Alhamdulillah sampai sekarang pernikahan kami baik2 saja dan bahagia. Tapi luka perselingkuhan bapak saya, akan tetap selalu membekas.

    ReplyDelete
  18. yeess because i care,
    tetap menjadi wanita yg tangguh ya mbaa Tuhan tdk tdr,akan selalu ada kebahagiaan dibalik semua cerita

    ReplyDelete
  19. mba, terimakasih sudah membuka mata saya . saya blm menikah tp hobinya selingkuh sampai pacar yg sangat serius pada saya menangis krn tingkah saya . saat saya sedang sibuk selingkuh, saya lihat blog mba, really u opened my mind , i become understand how does it feels to be the victim of this stupid game . thankyou mba, saya saya sudah menutup akses dengan pria lain . saya jg sudah berjanji kpd diri sendiri utk tidak mengkhianati cinta seseorang yang mana kami sudah mau menikah tahun depan . well, terimakasih ya sayang. thanks for everything

    ReplyDelete
  20. I love u mbak ary,sukses deh buat blognya,Lucu lucu sedih aku ngebacanya mbakkk 😂 sebgai org yg dl pernah merasakan diselingkuhi aku jd care banget lo dg urusan beginian biar jd pembelajaran yg jauh lbh baik kedepannya kan😊
    Yaa Mgkn Yang begini lah yg disebut kalok org sdh duluan mainin perasaan tanpa peduli lg urusan logika dlan,urusan lainnya jd dibikin urusan blkg😂 mau tu org sdh punya bini keq punya laki keq pokoknya lgsg pake ilmu "pembenaran" aja kalo yg namanya cinta gak ada salahnya,hajar blehhh!!😂untuk yg menggampangkan urusan begini apapun alasannya cukup katain aja "hmm...anda sehatt!??"😁 ngakunya pinter tp kelupaan sm akhlaknya gak dipake, naudzubillahminzalik😒

    ReplyDelete
  21. You deserve mbak..deserve to know that he is not good to be with you and your childrens, so..keep fighting mbaak

    And i was in your position 9 years ago

    ReplyDelete
  22. Love this write..
    Mba..tenang aja..melepaskan yang tidak baik untuk mendapat yang terbaik..
    Karma's waiting for her..

    ReplyDelete
  23. Mbak kenapa mbak sungguh keren??? Hehehe. Iya mbak, hal-hal kayak gini harus diceritakan! Supaya "mbak2" dan "mas2" yang sangat budiman itu tau kalo dia SALAH wkkwk. Semangat terus mbak!!! I'll support you always!!! ������

    ReplyDelete
  24. Yup...memang karena kami peduli.skenario Tuhan jauh lebih indah dari rencana mahluk Nya.

    ReplyDelete
  25. Karena perselingkuhan tidak hanya menyakiti sang istri, tp juga anak, cucu. Korban perselingkuhan itu mendapat "scar" di hatinya, yang walaupun bisa sembuh tapi tetap membekas. Anda inspirasi saya, so tetaplah menginspirasi, saya tidak khawatir krn saya yakin anda pasti jauuh akan lebih bahagia sekarang, keep fighting mbak :*

    ReplyDelete
  26. Anda inspirasi saya! Saya tidak khawatir, karena mbak pasti akan jauuh lebih bahagia sekarang. Terus lah menginspirasi mbak, anda luar biasa!
    Untuk para wanita, kuatkan hati supaya tidak tergoda menjadi selingkuhan, krn perselingkuhan itu membawa dampak besar tidak hanya kepada istri, tp juga anak, hingga cucu, saya merasakan sendiri. Luka di hati itu walaupun sudah lama tp bisa tetap membekas, apalagi anak-anak. Saya setuju Kalo buat komunitas nya, dan bisa buat seminar atau pertemuan berkala/peer group, krn itu terapi psikologis yang ampuh. Terima kasih

    ReplyDelete
  27. Hi dear girls,
    Aku juga baru aja diselingkuhin sama pacar aku. Ditinggal kkn 35 hari pulang2 bubar jalan sama yang disono. Anyways, aku hampir putus asa banget loh. Kuliah aku udah pengen stop aja. Makan males. Pokoknya dunia berasa berhenti muter. I feel like I was in a darkness and the only thing I could do just wait and embrace the dark.
    Kirim salam untuk semua wanita yang kalah berjuang. We are not ugly, we are not worthless. You go girl!!!!

    ReplyDelete
  28. life must go on...

    ReplyDelete
  29. sabar ya mba... Allah pasti carikan pengganti yg lebih baik aamiin

    ReplyDelete
  30. Don't worry Mbak, you're not alone...
    Dunia siap menerima goresan kata2 Mbak selanjutnya...
    Go fighting...
    Salam dari Bekasi

    ReplyDelete
  31. Ceritanya mirip sama punyaku Mba, aku juga cerai krn mantan suamiku selingkuh dgn "Temanku sekaligus tetangga rumah ortuku". Perempuanya bangga banget bisa rebut mantan suamiku (bekas aku, xixixi). Nikahnya juga pake resepsi & undang2 teman2nya mba. Hebat memang perempuan perebut RT orang itu kebal malunya. Terus move on demi anak2 ya Mba... Alhamdulillah Allah benar2 sayang sama kita mba, menjauhkan orang yg tidak bertanggung jawab untuk kita & anak2 kita. Semangat !!! (Atty-Bandung)

    ReplyDelete
  32. Sedang saya alami n saya berharap perempuan perusak RT saya membaca tulisan mba ini...God Bless you..

    ReplyDelete
  33. Hahaa gak. Aku gak punya cerita cinta seperti mba Ary atau MBAK nya itu.. Tapi aku peduli sesama wanita.. Dan blogger ^.^

    ReplyDelete
  34. Mba Ary..so proud of you! dari mana keberanian yg mba dapat utk pisah dr suami mba? Sy diselingkuhin sudah 1 thn tapi sy tdk berani menceraikan suami sy karena sy malu dg keluarga sy&sy tdk menceritakan ke mereka. Hati sy bimbang sekali rasanya sperti setengah hidup 😭😭😭
    Parah nya..selingkuhan suami sy juga sudah bersuami. Dan suami wanita itu tahu dan hanya diam saja. Zaman skrg memang sudah gila, banyak wanita yg hanya mengejar harta.

    ReplyDelete
  35. WHOaaaaaaaaaaaa. Itu komentarnya yg "HALo Senlingkuhan Suami saya" sudah lebih 1k komentar lo mbak.. pening baca satu2 mana story semua lgi.

    ReplyDelete
  36. Saya mengalami apa yg mba alami. Tapi saya bertahan demi anak2 kami. Tapi berat rasanya hidup dgn bayangan masa lalu. Ingin rasanya bebas dari rasa sakit hati ini mba. Saya menderita menjalani hidup ini

    ReplyDelete
  37. Mbak Ary, tulisanmu JUARA!
    Saya jg ada di posisi yg sama...
    Bedanya blm proses cerai, wanita dia banyak n ganti2, dan saya ada 1 anak balita...
    Bisa dibilang saya udah tmasuk single mom
    But thank God, i am independent, have a great job, and is able to provide for my son n dogs well
    However, there are still shackles on both my legs, the worst kind, the imaginary ones...
    Reading your blog has given me insights, enlightened and opening my eyes in ways that i havent even thought of before...
    I used to write, for my ownself of course, but juggling between work, being a mom for a boy n 3 dogs, have been distracting me away from my own needs..
    Barely have a time for myself, or as i thought..
    What u wrote made me realize that life still has so much for me to offer...
    Thank you...
    Please write more!
    Inspire other women,who just like me, who have been wronged,hurt, underestimated,defeated,taken for granted, thrown away, by the ones that we never thought were able to do such things...
    As for urself, you ROCK!

    ReplyDelete
  38. yg sabar ya mba, Tuhan itu gak tidur dan pasti DIA akan berlaku adil pada umat-NYA yg terdzolimi.

    ReplyDelete
  39. Mbak, aku yang masih pacaran 6 tahun dan tahu sipacar selingkuhnya sakitnya pun masih berasa sampai sekarang. Setelah 4 bulan dia memutuskan untuk tetap bersama saya san kami berusaha untuk memperbaiki hubungan yg kami punya. Iya, saya juga babak belur seperti mbak. Ditambah selingkuhan pacar saya menghina dan mempermalukan saya di sosial medianya (kebetulan dia sebut saja selebtwit) setiap saya baca mention teman2nya ttg saya hati saya miris, dia playing victim dan selalu merasa kalau saya yg mengganggu hidupnya. Lucu bukan? :))

    Mbak, terima kasih ya tulisannya inspiratif sekali. Saya merasa punya teman yg merasakan hal yg sama. Keep inspiring us with your words ya mbak. Semangat !!!

    ReplyDelete
  40. Saat ini saya pun sedang mengalami hal yg sama,walaupun suami mengaku hanya iseng dan dia hanya vcall saja .... Tapi perbuatannya sangat mencederai hati saya,setelah hampir 11 yrs pernikahan kami...terima kasih mbak ary,tulisan mbak menguatkan saya dan membuat saya berfikir sangat rasional ....semoga saya tidak salah mengambil langkah buat kehidupan saya dimasa hadapan

    ReplyDelete
  41. Sama,mbak..sy sdh 3x diselingkuhi suami. Bayangkan, 3x! Pertama saat kami tunangan & wkt sy hamil 6bln anak pertama. Suami selingkuh dg org yg sama (rekan krj). Saat itu, sy serahkan semuanya ke kelg suami krn sy kalut, tdk tahu hrs bgmn. Suami sdh mnt maaf & janji ga akan mengulangi. Tp janji hanyalah janji, pertengahan thn 2016 suami mengulangi lg! Di saat anak kami sdh 3. Sy sdh merasakan ada yg tdk beres, mengingat saat itu masa puber suami. Tdk ada jejak apapun di rmh, smtr suami sy tanya ttp tdk mengaku (ga mgk laaahhh...). Teman2nya jg tdk ada yg tahu. Endingnya, akhir januari 2017 justru selingkuhannya yg kshtau sy. Tnyt dia anak buah suami. Jedeeeennnnggg.... Sy lgs lemes tp emosi sy sdh hilang krn feeling sy terbukti. Anehnya, justru selingkuhannya memaki2, menghina, dan meneror sy smp detik ini. Suami sdh meninggalkan dia, lagi2 meminta maaf dg sujud menangis di kaki sy. Dg bekal skt hati sblmnya, kali ini sy yg handle smuanya. Suami sy larang utk ikut2an menangani mslh ini. FB, kontak telp, kontak wa sdh sy blokir. Hp suami sll sy pegang&sy cek setiap dia di rmh. Saat ini sy&suami sdg memperbaiki hubgn. Memaafkan bs sy lakukan seiring jalannya wkt tp sy tdk bs melupakan, trutama krn mereka sdh melakukan hubgn seks berkali2. Duuuhhh... Perih rasanya membayangkan mereka saling... Byk yg bls sy bodoh krn ttp menerima suami, tp kami sbg umat Katolik, hanya kematian yg memisahkan. Sy berusaha utk menerima suami krn bgmnpun dia ttp suami sy&ayah dr ke3 anak kami. Semoga... Hubgn kami kali ini tdk dihalangi batu lagi. Semoga... Sy bs benar2 memaafkan suami.

    ReplyDelete
  42. kamu keren bisa nulis begini, diposisi kamu itu berfikir normal aja susah lho! semoga hari hari mu didepan jauh lebih baik, banyak doa baik untuk mu dari orang orang yang baca kisah mu

    ReplyDelete

  43. Meski kamu sangat
    mencintai seseorang,
    ter’kadang kamu harus membiarkan’nya dia pergi.
    Semata-mata agar diri’mu
    jangan terus untuk disakiti.


    Segala sesuatu di dunia ini
    tidak ada yang terjadi
    secara kebetulan,
    melainkan semua itu
    sudah dalam rencana’Nya.


    Jangan pernah
    kehilangan diri’mu sendiri
    hanya untuk bertahan pada
    seseorang yang tak peduli
    jika dia kehilangan’mu.


    Jangan buang
    air mata’mu untuk
    menangisi seseorang
    yang bahkan tak pantas untuk melihat’mu tersenyum.

    ReplyDelete
  44. Saya membaca karena saya baru memutuskan untuk menikah sepanjang hidup saya. Thanks, Mbak. Ini jadi bekal yang sangat berarti.

    ReplyDelete
  45. Perempuan harus punya harga diri. Jangan ngangkang sembarangan. Hanya dengan pasangan sah saja.

    ReplyDelete
  46. Semangat mbak,,you're fighter...

    ReplyDelete
  47. Mbak. mirip Niluh Djelantik deh senyumnya, suegeeerrr , thanks sudah berbagi

    ReplyDelete
  48. there is a karma...either this is your karma, or his karma or her karma.

    ReplyDelete
  49. Ya benar, "mbak" yang menyakiti saya, dengan gampang bisa pergi dan meminta maaf sambil bilang kalo dia "khilaf".. (kira2 khilaf apa doyan ya?)...

    Yang lebih gilak nya lagi, tuh si "mbak" masih dibawah ikatan pernikahan, dan sudah berselingkuh berkali2 dan suami saya mungkin pria terakhirnya (itu mungkin ya, siapa tau ada pria2 berikutnya stelah suami saya).

    Bulan yg lalu dia menjalin hubungan bahkan tidur dengan pria lain, bulan berikutnya dia menjalin hubungan dan tidur dengan suami saya... Huebattttt....

    Semangat mbak, hidup terlalu indah buat tenggelam dalam kesedihan...

    Buat para suami, ketika berumah tangga, jangan pada saat makan asam garam dilalui dengan istri sahmu... Eits, pada saat mau makan gula dan madu, sama selingkuhanmu...

    Awas loh para suami, kalo istri udah berbalik arah... Baru tau "nyesek nya tuh disini" ��������

    ReplyDelete
  50. Izin share di blog saya ya mbak...

    ReplyDelete
  51. Dear mbak Ary dan pembaca yang mengalami nasib yang sama. Saya sesama perempuan jelas sangat-sangat sedih walaupuan hanya membaca cerita mbak Ary dan mbak-mbak sekalian. Jujur saya belum menikah, tapi pengalaman seperti itu hampir dialami Ibu saya. Saya ikut terpukul, apalagi keluarga kami dulunya sangat harmonis. Saya selalu menangis mengingat perilaku Ayah saya, menyesali dan rasanya setengah gak percaya. Pengalaman Ibu saya, ditambah cerita mbak Ary dan mbak-mbak sekalian membuat saya sadar, menjadi wanita harus bisa independent. Harus punya keahlian, kuat dan mandiri. Semoga kita bisa menjaga diri masing-masing. Saya doakan untuk semunaya yang sudah berkeluarga atau belum, untuk benar-benar mendapat pasangan sehidup dan semati.

    Tetap kuat ya mbak, be like flowers that gives it fragrance even to the hand that chruses it.

    ReplyDelete
  52. keep on moving mbakbro..
    dan tolong utk siapapun yg punya anak, sekedar mengingatkan, antoine de saint exupery pernah bilang, well lewat bukunya, the little prince, lewat si rubah..
    "It's the time you spent on your rose that makes your rose so important...
    People have forgotten this truth, but you mustn't forget it.
    You become responsible forever for what you've tamed. You're responsible for your rose."

    Buat saya, ketika pasangan sdh saling menjinakkan, ada kekuatan yg luar biasa saat mereka sehati tapi kekuatan yg sama bakal jadi kelemahan saat mereka gak sehati lagi..

    ReplyDelete
  53. #TimPeduli

    Big hug buat Mbak dari fans baru nih. Hihi. Semangaaaatttt!!!!

    ReplyDelete
  54. Semangat mba.. Aku sudah melewatinya 3thn yang lalu.. Dan sekarang merasa lebih bahagia.. I'm single with one son 😛 #Big Hug from Jakarta ya mba 😊

    ReplyDelete
  55. Kalo ada forum perempuan2 yg disakiti.. Aku pengen ikutan juga.. Kabarin ya kalo ada.. Buat mba Ary.. Kamu udah memberikan harapan bagi semua wanita yg tersakiti.. Kalo kita bs bangkit dan ga sendiri.. Thank you so. Much!

    ReplyDelete
  56. Akhh.. .sama,,saya pun sedang mengalami. Saya sedang menunggu kepulangan suami. Agar semua bukti yg sudah saya kumpulkan jelas. Dan memintanya memilih.


    Kami sudah memiliki satu orang anak laki laki masih kecil, usia pernikahan kami baru 2tahun
    .

    Tidak ada pembenaran atas orang ketiga yg tidak tahu malu. Dan terus berupaya menghancurkan keluarga saya..


    Semoga suami saya diberikan kesadaran. Dan kembali pada kluarga kecilnya ini.


    Saya yakin tidak ada kekuatan yg lebih hebat selain kekuatan tuhan yang maha esa.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama mba, saya juga usia pernikahan 2 tahun, punya 1 orang putri. Saya memutuskan untuk berpisah demi kebahagiaan saya & putri kecil saya :)

      Delete
  57. be strong as always

    ReplyDelete
  58. November 2017 and still read this blog and all the comment. That's strength me

    ReplyDelete

Search This Blog